Persaingan Semakin Ketat, Asparindo ingin Pemerintah Gandeng Swasta dalam Pembangunan dan Revitalisasi Pasar

Dibuat: 2017-09-09 14:16:29

Jakarta- Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo) melaksanakan rapat kerja dan dialog bersama PD Pasar Jaya dan pemangku kepentingan dengan tema "Percepatan Pembangunan Pasar di Daerah Terpencil dan Perbatasan" Rabu (6/9) Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa Asparindo mendorong pemerintah untuk menggandeng swasta dalam pembangunan atau revitalisasi pasar tradisional di daerah. "Kami ingin pemerintah menggandeng pihak ketiga dalam hal ini swasta untuk melakukan pembangunan pasar di daerah. Ini penting karena dapat menumbuhkan ekonomi daerah dan menyerap tenaga kerja," ujar Joko di Kantor PD Pasar Jaya, Cikini, Jakarta.

Asparindo mendorong pembenahan manajemen pasar karena tantangan yang dihadapi pasar tradisional sangat besar. PD Pasar Jaya merupakan salah satu badan usaha milik daerah (BUMD) profesional yang mengelola pasar tradisional di Ibu Kota dalam kurun 5 tahun terakhir. Asparindo ingin menggenjot pembangunan pasar tradisional di daerah, dan bekerjasama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam aspek keamanan produk dan standar kesehatan.

Di tengah persaingan dengan pasar swalayan modern maupun e-commerce, percepatan pembangunan dan kualitas manajemen pasar di daerah sangat penting. "KPPU (Komisi Perlindungan Persaingan Usaha) wajib menjadi wasit yang netral dalam melihat kondisi usaha pasar di Indonesia. Terakhir kami berkomunikasi dengan pemerintah menyediakan Rp 150 triliun untuk pembangunan 5.000 pasar kelas B," katanya.

Sementara Direktur Utama PD Pasar Jaya, Arief Nasrudin mengatakan "Inovasi dengan kualitas tinggi baik produk dan layanan membuat konsumen pasar tradisional semakin bertambah dan bertahan dari persaingan yang semakin ketat," Dengan saling berbagi nya informasi antara PD Pasar Jaya dengan pihak asosiasi, pengelolaan pasar yang profesional di daerah dapat terwujud. (jon)

 

Hubungi Kami - 1500533  Halo BPOM